MIU Login

Prodi Perbankan Syariah UIN Malang Gelar Sosialisasi MBKM, 7 dari 40 Pendaftar Lolos Magang di Bank Syariah

Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pembekalan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bagi mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, dengan menghadirkan Nora Ria Retnasih, M.E. sebagai narasumber.

Dalam sosialisasi tersebut, Nora Ria Retnasih memaparkan berbagai aspek penting terkait pelaksanaan program MBKM, termasuk mekanisme magang di lembaga perbankan syariah sebagai salah satu bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka bagi mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah. Pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar memiliki pemahaman yang matang mengenai alur, persyaratan, serta tanggung jawab yang perlu dipenuhi selama menjalani program magang di industri perbankan syariah.

Antusiasme mahasiswa terhadap program ini tergolong tinggi, tercermin dari jumlah pendaftar program magang di bank syariah yang mencapai 40 mahasiswa. Melalui proses seleksi yang ketat, sebanyak 7 mahasiswa berhasil dinyatakan lolos, dengan rincian 3 mahasiswa diterima magang di Bank Syariah Indonesia (BSI) dan 4 mahasiswa diterima di Panin Dubai Syariah Bank.

Tingginya minat mahasiswa yang berbanding dengan terbatasnya kuota yang tersedia ini mencerminkan tingkat persaingan yang cukup kompetitif dalam proses seleksi. Program studi berharap, melalui pembekalan yang diberikan, para mahasiswa yang terpilih dapat memanfaatkan kesempatan magang di kedua lembaga perbankan syariah tersebut secara maksimal untuk mengasah kompetensi dan pengalaman praktis di dunia perbankan syariah, sekaligus menjadi bekal berharga dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studi.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mendukung implementasi kebijakan MBKM, sekaligus memperkuat keterkaitan antara dunia akademik dengan kebutuhan industri perbankan syariah secara langsung.

Berita Terkait